Strategi Konten Online Marketing

kali ini trend jasa pembuatan website jogja akan membagikan artikel mengenai strategi digital marketing 2019. yuk baca.
1. Pilih Sebuah Content Management System

Content management system (atau sistem manajemen konten) adalah aplikasi komputer yang mendukung pembuatan dan modifikasi konten digital. Beberapa fitur yang harus ada di sebuah content management system yang baik adalah content creation (pembuatan konten), content publication (perilisan konten), dan content analytics (analisis konten).

2.Tentukan tujuan marketing Anda

Mengapa Anda ingin memulai perencanaan content marketing? Apa tujuan Anda? Apa yang membuat Anda tertarik mulai membuat konten? Mengetahui tujuan apa yang ingin Anda capai sebelum Anda memulai perencanaan dapat membantu Anda menentukan hal-hal seperti apa yang cocok untuk dimasukkan dalam strategi content marketing Anda.

baca juga rahasia teknik seo 2019.

3. Tentukan Jenis Konten Apa yang Ingin Anda Buat

Seperti yang dibahas di atas, jenis konten juga dapat mempengaruhi bagaimana konten Anda dapat menarik perhatian orang banyak. Setelah Anda memikirkan topik-topik apa saja yang ingin Anda bahas, Anda kemudian perlu memikirkan jenis konten apa yang ingin Anda buat. Ada berbagai jenis konten yang bisa Anda pilih. Berikut adalah beberapa format konten yang paling banyak digunakan:

• Blog post

Blog post adalah jenis konten yang paling sering digunakan dalam content marketing. Blog post biasanya tersedia di website Anda dan dirilis secara rutin untuk menarik pengunjung baru ke website Anda. Post Anda harus memiliki nilai agar audience Anda tertarik untuk membaca dan membagikannya melalui social media. Blog post direkomendasikan agar terdiri dari 1000 – 2000 kata, tapi Anda boleh bereksperimen untuk melihat apakah audience Anda lebih menyukai artikel yang panjang atau lebih pendek.

• Ebooks

Ebooks adalah tools untuk mengumpulkan lead yang dapat diunduh oleh konsumen potensial setelah mengirimkan formulir utama (seperti misalnya bergabung dengan newsletter Anda) dengan informasi kontak mereka. Ebooks biasanya lebih panjang, lebih mendalam, dan dipublikasikan lebih jarang daripada postingan blog, yang ditulis untuk menarik pengunjung ke situs web.

Ebooks adalah langkah selanjutnya dalam proses pemasaran inbound: Setelah membaca posting blog (seperti yang ini), pengunjung mungkin menginginkan lebih banyak konten dari sebuah ebook dan mengirimkan informasi kontak mereka untuk mempelajari lebih banyak informasi berharga untuk bisnis mereka.

• Template

Template adalah format konten yang praktis untuk dicoba karena menghasilkan lead untuk Anda sambil memberikan nilai yang lebih tinggi kepada audience Anda. Saat Anda memberi audience template untuk menghemat waktu dan membantu mereka sukses, mereka cenderung akan lebih terlibat dengan konten Anda di masa yang akan datang.

• Infographics

Infographics dapat mengatur dan memvisualisasikan data dengan cara yang lebih meyakinkan daripada kata-kata saja. Ini adalah format konten yang bagus untuk digunakan jika Anda mencoba berbagi banyak data dengan cara yang jelas dan mudah dimengerti. Jika Anda tertarik untuk membuat infographics, kami sudah menyiapkan artikel tentang tools yang bisa Anda gunakan untuk membuat infographics dengan mudah .

• Video

Video adalah media konten yang sangat menarik yang dapat dibagikan di seluruh platform media sosial dan situs web. Video memerlukan investasi waktu dan sumber daya yang lebih besar daripada konten tertulis, namun dengan meningkatnya popularitas visual marketing, (konten video lebih mungkin dibagikan melalui social media sebesar 40X daripada jenis konten lainnya ) ini merupakan jenis konten yang patut dicoba.

• Podcast

Memulai podcast akan membantu audience menemukan merek Anda jika mereka tidak mempunyai waktu atau minat untuk membaca konten setiap hari. Jumlah pendengar podcast semakin berkembang – pada tahun 2016, diperkirakan 57 juta orang mendengarkan podcast setiap bulannya. Jika Anda memiliki orang yang menarik untuk diwawancarai atau melakukan percakapan dengan host, pertimbangkan podcasting sebagai format konten lain untuk bereksperimen.

• External Content

Setelah Anda secara teratur mempublikasikan konten di situs Anda sendiri untuk sementara waktu, mungkin sudah waktunya untuk mulai memikirkan untuk mendistribusikan konten Anda di situs lain. Hal ini bisa memerlukan beberapa hal:

• Penerbitan konten situs web di situs media sosial, seperti LinkedIn

• Menggantikan konten ke dalam format baru dan mempublikasikannya di blog atau situs media sosial Anda

• Membuat konten asli khusus untuk situs eksternal, seperti Medium.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tahapan penyusunan ransum pakan ternak

Apakah ayam betina Perlu Ayam Jantan untuk Bertelur?

Perusahaan Desain & Pengembangan Web di Jogja